Berteologi Dalam Konteks di Indonesia, terutama dalam budaya Toraja
adalah sebuah keniscayaan. Tulisan ini menunjukkan bagaimana
berteologi dalam konteks dalam budaya Toraja. Di mana dengan
pemahaman yang benar tentang Kristus dan karya-Nya sebagai Allah
sejati dan manusia sejati dengan posisi teologi dan budaya. Sehingga
kritik adalah langkah persiapan kearah refleksi teologis. Penelitian ini
memberikan tanggapan dari sudut pandang Alkitab bagaimana posisi
sebagai orang percaya yang ada ditengah kebudayaan.Untuk
mendapatkan data sesuai dengan permasalahan yang telah dipaparkan
sebelumnya, maka penulis melakukan penelitian dengan jenis penelitian
deskritif kualitatif. Pada umumnya pendekatan yang digunakan adalah
menciptakan perbedaan antara Injil dan Kebudayaan. Namun Teologi dan
sikap orang percaya mengembangkan pemikiran yang mentransformasi
budaya. Injil dan Kebudayaan terus-menerus berdialog dalam
menemukan nilai yang mampu mengubahkan manusia yang menganut
kebudayaan. Hal yang sangat penting dalam menjalin kebudayaan dan
injil adalah menghasilkan kedamaian atau hospitalitas bagi umat.
Novitasari NovitasariDebyanti Noro’ PalullunganHelga HelgaLiska TiropadangWiranda Upa