Chantika Osfindra PermataDian IswandaruRudi HilmantoIndra Gumay Febryano
Persepsi masyarakat di wilayah pesisir perkotaan terhadap ekosistem mangrove menjadi faktor penting dalam perencanaan strategi keberlanjutannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan persepsi masyarakat terhadap hutan mangrove di Kelurahan Kota Karang, Kota Bandar Lampung. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuisioner dan observasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan Skala Likert dan selanjutnya dideskripsikan secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50 % persepsi masyarakat terhadap mangrove masuk ke dalam kategori sedang (netral). Kondisi ini terjadi akibat masyarakat cenderung ragu dalam menentukan sikap terhadap hutan mangrove. Faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat tersebut yaitu rendahnya pengetahuan, jenjang pendidikan, kesadaran dan ketersediaan waktu masyarakat, serta minimnya informasi mengenai hutan mangrove akibat belum optimalnya peran pemerintah dalam memberikan edukasi (penyuluhan). Pemerintah diharapkan dapat memberikan edukasi dan membuat kebijakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian hutan mangrove.
Lilian G. F. ApituleyOntje Fransisca Winesty TutuparyAdrian Amajato BoleuJohn Paul MabiangBoyke Raymond Toisuta
Eygner Gerald TalakuaYoisye Lopulalan
Dita Alviana RamadhanFitria Ulfa HasibuanDevi DamayantiTasya Amalia
Guruh Kristiadi KurniawanAnggi MardiyantoAdelia Enjelina MatondangEko Purwono