Ika Sumiyarsi SukamtoSri Achadi NugraheniSri MulyaniErindra Budi CahyantoMujahidatul Musfiroh
<p><strong>Latar Belakang:</strong> Penambahan usia menyebabkan penurunan kemampuan lansia untuk beraktivitas. Penuaan usia merupakan faktor resiko terjadinya tekanan darah tinggi. Peningkatan tekanan darah dapat menurunkan aktivitas fisik lansia. Pengendalian tekana darah lansia sejak dini dapat meningkatkan usia harapan hidup seseorang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh tekanan darah dengan aktivitas fisik pada lansia</p><p><strong>Metode:</strong> Jenis penelitian <em>cross sectional</em>. Subjek penelitian lansia 60-69 tahun. Instrument pengumpulan data menggunakan Kuesioner <em>IPAQ Long version</em>, <em>Sphignomanometer</em> jarum, stetoskop. Analisis data menggunakan <em>somers’d.</em></p><p><strong>Hasil:</strong> Uji Somers’d antara tekanan darah dan aktivitas fisik lansia menunjukan hasil r = -0,321 dengan p-<em>value</em> sebesar 0,05.</p><p><strong>Simpulan:</strong> Terdapat pengaruh antara tekanan darah dan aktivitas fisik pada lansia dengan korelasi lemah dan arah negatif. Semakin tinggi tekanan darah, aktivitas fisik lansia cenderung semakin rendah.</p>
Maria ManungkalitSari Nia NovitaNovita Natalia Andi Puput
Abigael Grace PrasetianiNi Putu Wulan PurnamasariYohana Maria Septiasih Sat
Rahmat Hidayat HaqiqiDita YuliastridNoortje Anita KumaatSoni SulistyartoNoortje Anita KumaatUniversitas Negeri SurabayaSoni SulistyartoUniversitas Negeri Surabaya