Abstrak Hampir tidak ada aktivitas manusia yang berlangsung tanpa kehadiran bahasa didalamnya, dan bahasa tidak akan pernah terlepas dari makna pada setiap perkataan yang diucapkan. Tataran penggunaan bahasa yang digunakan saat berinteraksi pun tentunya tidak terlepas dari penggunaan kata atau kalimat yang bermuara pada makna, yang merupakan ruang lingkup dari kajian semantik. Persoalan tentang makna sesungguhnya merupakan istilah yang paling ambigu dan kontroversial. Walaupun makna adalah persoalan bahasa, tetapi keterkaitan dan keterikatannya dengan segi kehidupan manusia sangat erat. Padahal sisi kehidupan manusia itu sangatlah kompleks dan luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalis apa yang dimaksud dengan makna, penggunaan makna dalam ruang lingkup semantik dan bagaimana hubungan antar makna terjadi. Penelitian ini merupakan penelitian library research yang mengandalkan beberapa sumber data baik berupa buku ataupun jurnal, kemudian peneliti menganalisis data dengan metode content analysis (analisis isi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakikat makna sebuah kata baru dapat ditentukan apabila kata tersebut berada dalam konteks kalimat. Adapun hubungan antar makna dalam kajian semantik menyangkut hal-hal kesamaan makna (sinonimi), kebalikan makna (antonim), kegandaan makna (polisemi dan ambiguitas), ketercakupan makna (hiponimi), kelaianan makna (homonimi), kelainan makna (homonimi), dan kelebihan makna (redundansi). Kata kunci: Hakikat Makna; Hubungan Antar Makna; Kajian Semantik.
Roby Fathan AlifiansyahBambang IrawanNur Hasan