JOURNAL ARTICLE

Konsep Manusia dalam Pandangan Filsafat Pendidikan Islam

Muhammad Adnan

Year: 2019 Journal:   Jurnal Kependidikan Vol: 7 (2)Pages: 264-273   Publisher: State Institute on Islamic Studies Purwokerto

Abstract

Humans are the most perfect creatures of God. In running life, human beings are often faced with the reality of life that is not ideal. Some people do negative activities and bad things that are not in accordance with the potential good they have. This paper offers human concepts in the view of Islamic education philosophy, namely: Al-basyar, Al-insan and Al-naas. The concept of Al-Basyar tends to the human concept which can be understood that humans are creatures that have all the characteristics of humanity that are limited, such as eating, drinking, security, happiness, and so forth. The concept of Al-insan understands that humans basically have a positive potential to grow and develop both physically and mentally. The concept of Al-Naas is related to the function of humans as social beings. Humans were created as social creatures that began as a male and female partner and then developed into a tribe and nation to get to know each other "interact". Abstrak Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Dalam menjalankan kehidupan, seringkali manusia dihadapkan pada realita kehidupan yang tidak ideal. Sebagian manusia melakukan aktivitas negatif serta keburukan yang tidak sesuai dengan potensi kebaikan yang dimilikinya. Tulisan ini menawarkan konsep manusia dalam pandangan filsafat pendidikan Islam, yaitu: Al-basyar, Al-insan dan Al-naas. Konsep Al-basyar cenderung pada konsep manusia yang dapat dipahami bahwa manusia merupakan makhluk yang memiliki segala sifat kemanusiaan yang terbatas, seperti makan, minum, keamanan, kebahagiaan, dan lain sebagainya. Konsep Al-insan memahami bahwa manusia pada dasarnya memiliki potensi yang positif untuk tumbuh serta berkembang secara fisik maupun mental spritual. Konsep Al-naas dihubungkan dengan fungsi manusia sebagai makhluk sosial. Manusia diciptakan sebagai makhluk bermasyarakat yang berawal dari pasangan laki-laki dan wanita kemudian berkembang menjadi suku dan bangsa untuk saling kenal mengenal “berinteraksi”.

Keywords:
Philosophy Humanity Humanities Theology Sociology

Metrics

1
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.43
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Education and Character Development
Social Sciences →  Social Sciences →  Education
Educational Methods and Outcomes
Social Sciences →  Social Sciences →  Education
Educational Methods and Impacts
Social Sciences →  Social Sciences →  Education

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Konsep Manusia Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam

Muaz Tanjung

Journal:   An Nadwah Year: 2020 Vol: 25 (1)Pages: 46-46
JOURNAL ARTICLE

Konsep Manusia Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam

Muaz Tanjung

Journal:   An Nadwah Year: 2020 Vol: 25 (1)Pages: 46-63
JOURNAL ARTICLE

PANDANGAN FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP MANUSIA

Vidia Isma'ul ChusnaSaiful Anwar

Journal:   Kamaliyah Year: 2024 Vol: 2 (2)
JOURNAL ARTICLE

Pandangan Filsafat Pendidikan Islam Terhadap Manusia

Cindy Alya Maharani

Journal:   POJOK GURU Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Year: 2025 Vol: 3 (1)Pages: 1-15
JOURNAL ARTICLE

Perenialisme Dalam Pandangan Filsafat Pendidikan Islam

Fadly Hady LinggaLiza Ananda PutriSri WidyahatiHerlini Puspika Sari

Journal:   QAZI Journal of Islamic Studies Year: 2024 Vol: 1 (1)Pages: 48-59
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.