JOURNAL ARTICLE

Peran Perempuan Samin Dalam Budaya Patriarki Di Masyarakat Lokal Bojonegoro

Khoirul Huda

Year: 2020 Journal:   Sejarah dan Budaya Jurnal Sejarah Budaya dan Pengajarannya Vol: 14 (1)Pages: 76-76   Publisher: State University of Malang

Abstract

The purpose of this article is to identify and explain the role of women in the Samin community that still holds the patriarchal culture in modern. The research applies a qualitative approach that find several findings of phenomena that take place in the Samin community in Bojonegoro. The Samin women as subjects of the research area could be divided into three categories namely women of past generations, women who were influenced by outside influences or commonly mentioned splinter and current generation women the were selected by using purposive sampling technique. Data were collected by observation, interviews and analysis of documents both physical documents and documentation, which are then analyzed by interactive techniques from concepts offered by Miles & Huberman which, the implementation begins by gathering initial findings of research material, then from the reduced findings will be sorted to get an accurate data presentation, then only analyzed for review in order to get the correct conclusions. The results of the study showed that the women from the Samin community fighter group still showed the contribution of their role under the control of patriarchal culture. Cultural products that have become a system of customs and traditions, whose binding has been processed from the teachings of the ancestors of the Samin community in the past. In more detail, there are a number of findings from the role of Samin women, especially including their involvement in the process of inheriting the value of Samin's teachings for the next generation that is never interrupted, the form of the role of praxis in daily life activities that are manifested in teaching children, including controlling for honesty, politeness and building good relations with humans and the natural surroundings, and building a preventive role to strengthen cultural uniqueness through communication relations with surrounding communities that continues to be carried out even though the patriarchal culture system continues to be implemented. Tujuan artikel ini adalah untuk mengidentifikasi dan menjelaskan peran perempuan dalam komunitas Samin yang masih memegang budaya patriarki di zaman modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menemukan beberapa temuan fenomena yang terjadi di komunitas Samin di Bojonegoro. Wanita Samin sebagai subyek dari wilayah penelitian dapat dibagi menjadi tiga kategori yaitu wanita dari generasi sebelumnya, wanita yang dipengaruhi oleh pengaruh luar atau wanita yang biasa disebut sempalan dan wanita generasi saat ini dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan analisis dokumen baik dokumen fisik maupun dokumentasi, yang kemudian dianalisis dengan teknik interaktif dari konsep-konsep yang ditawarkan oleh Miles & Huberman yang, pelaksanaannya dimulai dengan mengumpulkan temuan awal dari bahan penelitian, kemudian dari hasil temuan yang dikurangi akan disortir untuk mendapatkan presentasi data yang akurat, kemudian hanya dianalisis untuk ditinjau untuk mendapatkan kesimpulan yang benar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para wanita dari kelompok pejuang komunitas Samin masih menunjukkan kontribusi peran mereka di bawah kendali budaya patriarki. Produk budaya yang telah menjadi sistem adat dan tradisi, yang ikatannya telah diproses dari ajaran nenek moyang masyarakat Samin di masa lalu. Secara lebih rinci, ada sejumlah temuan dari peran wanita Samin, terutama termasuk keterlibatan mereka dalam proses mewarisi nilai ajaran Samin untuk generasi berikutnya yang tidak pernah terputus, bentuk peran praksis dalam kehidupan sehari-hari. kegiatan yang diwujudkan dalam mengajar anak-anak, termasuk mengendalikan kejujuran, kesopanan dan membangun hubungan baik dengan manusia dan lingkungan alam, dan membangun peran preventif untuk memperkuat keunikan budaya melalui hubungan komunikasi dengan masyarakat sekitar yang terus dilakukan meskipun patriarki sistem budaya terus diimplementasikan.

Keywords:
Nonprobability sampling Documentation Data presentation Presentation (obstetrics) Sociology Qualitative research Value (mathematics) Gender studies Data collection Social science Demography Medicine Computer science

Metrics

15
Cited By
5.36
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
22
Refs
0.95
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Coastal Management and Development
Physical Sciences →  Environmental Science →  Management, Monitoring, Policy and Law
Environmental Engineering and Cultural Studies
Physical Sciences →  Computer Science →  Information Systems
Marine and Coastal Ecosystems
Physical Sciences →  Environmental Science →  Ecology

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Eksistensi perempuan dalam budaya patriarki pada masyarakat muslim

Nurhabibah HarahapMuhammad Jailani

Journal:   Education and Social Sciences Review Year: 2024 Vol: 5 (2)Pages: 80-88
JOURNAL ARTICLE

ATLET PEREMPUAN DALAM BUDAYA PATRIARKI

Rya Chitra Argadilla

Journal:   Jurnal PUBLIQUE Year: 2021 Vol: 2 (2)Pages: 190-205
JOURNAL ARTICLE

Peran Perempuan Suku Dani bagi Ketahanan Keluarga dalam Budaya Patriarki

Willius Kogoya

Journal:   Jurnal Lemhannas RI Year: 2023 Vol: 9 (1)Pages: 55-69
JOURNAL ARTICLE

Eksistensi Perempuan Bali Dalam Budaya Patriarki

Desak Made Alit SeptiariI Gusti Ayu Widya Dhammayanti

Journal:   Pramana Jurnal Hasil Penelitian Year: 2023 Vol: 3 (2)Pages: 129-129
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.