JOURNAL ARTICLE

Pemodelan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Balita Gizi Buruk di Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 dengan Pendekatan Spatial Autoregressive Model (SAR)

Retno AmbarwatiSutanto Priyo Hastono

Year: 2020 Journal:   Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol: 9 (02)Pages: 121-128

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan di Indonesia adalah meningkatnya angka kematian balita. Penyebab kematian balita salah satunya adalah kebutuhan gizi yang tidak terpenuhi sehingga banyak balita mengidap gizi buruk. Berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG) yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan tahun 2017, Jawa Barat mempunyai angka balita gizi buruk sebesar 2,9%. Adanya informasi hubungan antar wilayah menyebabkan perlu adanya keragaman spasial ke dalam model, sehingga digunakan model regresi spasial untuk menyelesaikan masalah ini. Berdasarkan analisis Moran’s I, diperoleh adanya dependensi spasial pada variabel kasus gizi buruk balita di Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 serta beberapa faktor yang mempengaruhinya berdasarkan Spatial Autoregressive Model (SAR). Didapatkan variabel bebas yang signifikan pada α=5% adalah persentase BBLR (X1) (Pv= 0,039) dan persentase kemiskinan (X5) (Pv=0,016). Pemerintah daerah provinsi Jawa Barat perlu melakukan intervensi yaitu bagaimana cara mengurangi persentase BBLR dan persentase kemiskinan di Provinsi Jawa Barat jika ingin menurunkan kejadian gizi buruk pada balita.

Keywords:
Humanities Mathematics Philosophy

Metrics

4
Cited By
2.26
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
11
Refs
0.81
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Public Health and Nutrition
Health Sciences →  Medicine →  Pediatrics, Perinatology and Child Health
Economic Growth and Fiscal Policies
Social Sciences →  Economics, Econometrics and Finance →  Economics and Econometrics
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.