JOURNAL ARTICLE

Korelasi Pemahaman Masyarakat Terhadap Khulū’ dengan Meningkatnya Kasus Perceraian (Studi Kasus Di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh)

Edi DarmawijayaRizki Amalia

Year: 2018 Journal:   El-Usrah Jurnal Hukum Keluarga Vol: 1 (1)Pages: 129-129

Abstract

Diantara perkara-perkara perdata yang terdaftar di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, jumlah perkara perceraian menempati urutan tertinggi, yakni pekara permohonan cerai talak dan perkara gugatan perceraian (khulu’). Tentu hal tersebut terjadi karena adanya faktor-faktor tertentu yang memicu keretakan dalam rumah tangga. Berkaitan dengan hal ini, pengetahuan masyarakat terhadap hak-hak isteri di dalam rumah tangga dan kesadaran hukum yang memadai diasumsikan menjadi salah satu pendorong bagi para isteri sehingga berani bertindak secara hukum demi memperjuangkan haknya. Maka dalam penelitian ini, penulis ingin mengetahui tingkat perceraian di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh dan korelasinya dengan pemahaman masyarakat terhadap khulu’. Untuk memperoleh jawaban terkait hal-hal tersebut, penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode penelitian lapangan dan pengumpulan data menggunakan metode wawancara yang berpedoman pada instrumen wawancara. Dalam hal penentuan responden, peneliti menggunakan teknik sampling probabilitas atau dikenal dengan istilah random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun sejak 2014 sampai dengan 2016, jumlah kasus perceraian cerai gugat (khulu’) menempati jumlah yang dominan dibandingkan perkara cerai talak. Beberapa kasus yang telah diproses di Mahkamah Syar’iyah menunjukkan adanya beragam alasan yang menjadi pegangan bagi isteri untuk menuntut khulu’ pada suaminya di persidangan. Diantara alasan-alasan tersebut ialah, tidak dinafkahi lahir dan batin, penelantaran, ketidakpercayaan, tidak berlaku adil, hingga kekerasan fisik maupun mental dalam rumah tangga yang dilakukan oleh suami terhadap isterinya. Terkait dengan hal ini, inisiatif menggugat perceraian yang dilakukan oleh isteri tidak terlepas dari pemahaman masyarakat tentang kesadaran hukum serta pengetahuan tentang hak dan kewajiban dalam rumah tangga sebagai akibat dari kemajuan peradaban dan ilmu pengetahuan.

Keywords:
Humanities Physics Philosophy

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
6
Refs
0.42
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Marriage and Family Dynamics
Social Sciences →  Social Sciences →  Sociology and Political Science
Gender and Women's Rights
Social Sciences →  Social Sciences →  Political Science and International Relations
Legal Studies and Policies
Social Sciences →  Social Sciences →  Law

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Cerai Ṭhalaq di Kalangan Isteri Karier (Studi Kasus di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh)

Soraya DevyMuhammad Firdaus

Journal:   SAMARAH Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Year: 2019 Vol: 3 (2)Pages: 378-378
JOURNAL ARTICLE

Faktor Penyebab Meningkatnya Angka Gugat Cerai (Studi Kasus di Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh)

Mohd Kalam DaudAzmil UmurNurshadrina Ismail

Journal:   El-Usrah Jurnal Hukum Keluarga Year: 2020 Vol: 3 (2)Pages: 243-243
JOURNAL ARTICLE

Hambatan Mediator Dalam Mediasi Perkara Waris (Studi kasus Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh Kelas I-A)

Ridwan NurdinMahdalena NasrunRhoni Ismunandar

Journal:   Jurnal Justisia Jurnal Ilmu Hukum Perundang-undangan dan Pranata Sosial Year: 2020 Vol: 5 (1)Pages: 24-24
JOURNAL ARTICLE

Perceraian (Kajian Sosiologis terhadap Kasus-kasus pada Pengadilan Agama Banda Aceh)

Mukhlis Azis

Journal:   Jurnal Ilmiah Islam Futura Year: 2019 Vol: 1 (1)Pages: 63-63
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.