Anemia merupakan salah satu masalah gizi pada remaja putri. Anemia adalah suatu keadaan ketika kadar hemoglobin dalam darah kurang dari nilai normal (<12gr/dl) pada wanita yang ditandai dengan gejala klinis, yaitu lesu, lemah, pusing, mata berkunang-kunang, dan wajah pucat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 97 Jakarta. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian ini sebanyak 188 remaja putri dipilih secara stratified random sampling. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil uji pearson chi-square menunjukkan ada hubungan bermakna antara status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri dengan nilai p value = 0.008 (<0.05). Analisis pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri menggunakan uji continuity correction dengan p value = 0.004 (<0.05) yang berarti ada hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia dengan nilai OR= 0.407. Remaja putri di SMA Negeri 97 Jakarta hendaknya lebih memperhatikan pola makan dan status gizi sehingga dapat mencegah terjadinya anemia pada remaja yang mengganggu proses belajar dan aktivitas remaja.
Galuh Pradian YanuaringsihSiti AminahNara Lintan Mega Puspita
Miptakul JanahSurati Ningsih-Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia
Sri Kurnia DewiErnawati HamidahAsmarawanti AsmarawantiNeng IntanSalwa Salsabila
Sri HandayaniYopi Suryatim PratiwiDian Soekmawaty Riezqy Ariendha
Alfianingsih, LindaPurwito, Dedy