JOURNAL ARTICLE

DINAMIKA KONSEP DIRI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL GOLONGAN INCEST

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dinamika konsep diri dari korban kekerasan seksual goolongan incest. Perkembangan konsep diri anak terbentuk saat anak masih berada pada usia muda. Orangtua dan saudara yang tinggal dalam satu rumah adalah bagian terpenting , dan orang pertama yang menanggapi perilaku anak. segala sanjungan, pujian dan penghargaan akan memberikan penilaian positif terhadap diri anak. Sedangkan ejekan akan meneyebabkan penilaian negatif terhadap diri anak. Begitu pula yang terjadi pada korban kekerasan seksual peneliti melihat pandangan masyarakat terhadap korban kekerasan seksual selalu negatif seperti cemoohan, ejekan akan diterima korban dari keluarga dan masyarakat. Hal ini secara tidak langsung akan mempengaruhi penilaian korban terhadap diri dan lingkungannya. Pengetahuan ini dapat memberikan pemahaman kepada orang-orang terdekat korban dalam masyarakat untuk memberikan perlakuan yang tepat bagi korban tanpa memberikan pandangan yang negatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan dua orang responden dengan karakteristik yang sama sebagai korban kekerasan seksual incest. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekerasan seksual incest selalu dilakukan oleh keluarga dekat. Perilaku ini diawali ancaman, situasinya terkondisi. Faktor penyebab terjadinya dipengaruhi oleh faktor keluarga termasuk ayah tiri yang suka mengkonsumsi alkohol, ibu jarang berada dirumah, lingkungan tempat tinggal yang permisif serta tingkat pemahaman moral anak yang rendah, internalisasi norma serta kecerdasan yang juga rendah. Dampak kekerasan seksual secara fisik mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi tidak aman, secara psikologis sebagian korban mengalami penurunan kepercayaan diri degradasi personality pada korban lain mengalami kemauan yang kuat untuk keluar dari masalahnya. Secara sosial kekerasan seksual mengarahkan korban menjadi kurang peduli terhadap situasi lingkungan. Selain ketiga dampak tersebut di atas pada korban kekerasan seksual juga terjadi perubahan konsep diri. Kekerasan seksual tidak selalu mengakibatkan perubahan konsep diri yang sama pada korban, pada konsep diri yang negatif korban cenderung merasa kurang mampu untuk mengatasi masalah. Sedangkan konsep diri positif korban.

Keywords:
Psychology Humanities Art

Metrics

3
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.33
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Legal and Social Justice Studies
Social Sciences →  Social Sciences →  Law
Legal and Policy Analysis in Indonesia
Social Sciences →  Social Sciences →  Law
Indonesian Legal and Regulatory Studies
Social Sciences →  Social Sciences →  Political Science and International Relations

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

KONSEP DIRI PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN SEKSUAL

Orce Dapa AmboBagus Wasyanto

Journal:   Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Year: 2025 Vol: 8 (2)Pages: 4736-4743
JOURNAL ARTICLE

Konsep Diri Korban Kekerasan Seksual dalam Perspektif Komunikasi Intrapersonal

Zulaikha Rumaisha AlwiDinda Rakhma Fitriani

Journal:   JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI Year: 2023 Vol: 7 (2)Pages: 85-96
JOURNAL ARTICLE

KONSEP DIRI PADA PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DI KARAWANG

Nuram Mubina

Journal:   PSYCHOPEDIA Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Year: 2018 Vol: 2 (2)
JOURNAL ARTICLE

KONSEP DIRI PADA PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DI KARAWANG

Nuram Mubina

Journal:   PSYCHOPEDIA Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Year: 2017 Vol: 2 (2)Pages: 19-36
JOURNAL ARTICLE

DINAMIKA PSIKOLOGIS ANAK PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN SEKSUAL INCEST: SEBUAH STUDI KASUS

Sulastri SulastriAny Nurhayaty

Journal:   PSYCHE Jurnal Psikologi Year: 2021 Vol: 3 (1)Pages: 94-109
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.