JOURNAL ARTICLE

Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat Dayak Dalam Menjaga Kerukunan Hidup Umat Beragama

H.H. Daniel Tamburian

Year: 2018 Journal:   Jurnal Komunikasi Vol: 10 (1)Pages: 77-77   Publisher: Tarumanagara University

Abstract

This research entitled Cross Cultural Communication Dayak Indigenous in Maintaining Harmony Interfaith Religious Life in Sanggau District West Kalimantan. The lives of people from different backgrounds are vulnerable to horizontal conflicts. The presence of immigrants from various tribes and religions in the Sanggau district figure has the potential to create a new conflict if it is not managed by a cultural approach by the local community. This research uses a qualitative approach and uses constructivist paradigm, where the source data obtained from in-depth interviews prioritizing the depth (quality) of the informants The purpose of this study is to describe intercultural communication of indigenous Dayak community with the immigrant community in Sanggau District Sanggau in maintaining the harmony of religious life . Dialogic communication is a factor that forms a harmonious relationship in a relation. The results of this study indicate that the Dayak community is very open to migrants and in solving their problems put forward a dialogical communication with their Dayak customary approach which is represented by the local Dayak Customary Council. Penelitian ini berjudul Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat Adat Dayak dalam Memelihara Kerukunan Hidup Antarumat Beragama di Kota Sosok Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat. Kehidupan masyarakat yang berasal dari latar belakang yang berbeda rentan terhadap konflik horizontal. Kehadiran para pendatang dari berbagai suku dan agama di kota Sosok Kabupaten Sanggau berpotensi melahirkan konflik baru bila tidak dikelola dengan pendekatan budaya oleh masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan paradigma konstruktivis, dimana sumber data diperoleh dari wawancara mendalam dengan mengutamakan kedalaman (kualitas) dari para informan Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan komunikasi antarbudaya masyarakat adat Dayak dengan masyarakat pendatang di Kota Sosok Kabupaten Sanggau dalam menjaga kerukunan hidup beragama. Komunikasi dialogis merupakan faktor yang membentuk hubungan yang harmonis dalam sebuah relasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat ada Dayak sangat terbuka dengan pendatang dan dalam menyelesaikan masalah mereka mengedepankan sebuah komunikasi yang dialogis dengan pendekatan adat Dayak mereka yang diwakili oleh Dewan Adat Dayak setempat.

Keywords:
Sociology Harmony (color) Indigenous Immigration Gender studies Humanities Social science Geography Art

Metrics

24
Cited By
15.52
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
5
Refs
0.99
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Cultural and Religious Practices in Indonesia
Social Sciences →  Social Sciences →  Cultural Studies
Islamic Finance and Communication
Social Sciences →  Social Sciences →  Sociology and Political Science
Public Administration in Developing Nations
Social Sciences →  Social Sciences →  Political Science and International Relations

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Komunikasi Lintas Budaya dalam Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama

Alfian DahrunNajamuddin NajamuddinAlimin Alwi

Journal:   Indo-MathEdu Intellectuals Journal Year: 2025 Vol: 6 (8)Pages: 11999-12009
JOURNAL ARTICLE

Komunikasi Pemerintah Desa Sumbersewu dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama

Puja Alingga SugyanaSusilo Edi PurwantoJoko Prayitno

Journal:   Jurnal Ilmu Komunikasi Gelis Year: 2024 Vol: 1 (2)Pages: 157-178
JOURNAL ARTICLE

Pola Komunikasi Forum Kerukunan Umat Beragama dalam Menjaga Toleransi pada Masyarakat Kecamatan Jembrana Bali

Ummi NuriyaRosyadi BR

Journal:   Icon Islamic Communication and Contemporary Media Studies Year: 2023 Vol: 2 (2)Pages: 126-137
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.