JOURNAL ARTICLE

Kenabian Siddharta Gautama dalam Al-Qur’an Menurut Penafsiran Al-Qasimi

Iva Fauziah

Year: 2018 Journal:   NALAR Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam Vol: 2 (1)Pages: 43-43   Publisher: LP2M IAIN Palangka Raya

Abstract

<p><em>Penafsiran Al-Qasimi terhadap QS. Al-Tin ayat 1-3 menuai banyak kontroversi. Beberapa pendapat ulama kontemporer yang dikutipnya mengindikasikan adanya simbolisasi Agama Buddha dalam kata al-Tin. Pemikiran semacam ini menimbulkan banyak spekulasi terutama terkait dengan status Siddharta sebagai salah satu Nabi yang tidak disebutkan namanya dalam Al-Qur’an. Ulama tanah air seperti Quraisy Shihab dan HAMKA turut membicarakannya dalam tafsirnya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pandangan Al-Qasimi melalui penafsirannya terhadap ayat-ayat kenabian dalam kitab Maḥāsin al-Ta’wīl fī al-Qur’ān al-Karīm. Penafsiran-penafsiran yang ada secara tematis akan membangun sebuah konsep kenabian yang memiliki beberapa indikator sebagai standar akurasi seorang Nabi dalam Islam. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan, oleh karena itu metode penelitian yang digunakan adalah library research. Sumber data dalam penelitian ini adalah kitab Mahasin Al-Ta’wil dan literatur lainnya yang relevan dengan fokus penelitian. Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa merujuk pada kriteria kenabian, Al-Qasimi memandang bahwa Siddharta Gautama tidak memenuhi kriteria sebagai seorang Nabi. Selain itu implikasi penafsiran surah At-Tin ayat 1-3 oleh Al-Qasimi dalam tafsirnya dapat memberikan pandangan yang berbeda terhadap idealisme antar-umat beragama. Pada tataran ini Muhammad maupun Siddharta bahkan para Nabi di seluruh dunia menurut Al-Qasimi pada dasarnya mengajarkan nilai yang sama, yakni kebenaran universal yang diakui seluruh umat manusia. Kesadaran akan adanya kebenaran uviversal tersebut diharapkan akan mewujudkan tercapainya perdamaian dan kesatuan umat manusia tanpa ada diskriminasi apapun.</em></p><p><strong>Kata Kunci:</strong> <em>Tafsir, </em><em>Kenabian <em>Siddharta Gautama</em>, </em><em>Buddha, </em><em>Al-Qasimi.</em></p>

Keywords:
Humanities Philosophy Physics Art

Metrics

4
Cited By
1.61
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
3
Refs
0.87
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Education and Character Development
Social Sciences →  Social Sciences →  Education
Islamic Studies and Radicalism
Social Sciences →  Social Sciences →  Sociology and Political Science
Qur’anic Interpretation Studies
Social Sciences →  Social Sciences →  Education

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

KAIDAH PENAFSIRAN MENURUT MUHAMMAD JAMAL AL-DIN AL-QASIMI

Ahmad Haromaini

Journal:   ISLAMIKA Year: 2020 Vol: 14 (1)Pages: 38-46
JOURNAL ARTICLE

ISTIDRAJ DALAM AL-QUR’AN MENURUT PENAFSIRAN M. QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISBAH

Ali MuzamilJohn SupriyantoApriyanti Apriyanti

Journal:   Al-Misykah Jurnal Studi Al-qur an dan Tafsir Year: 2021 Vol: 1 (2)Pages: 101-114
JOURNAL ARTICLE

Integrasi Akal dan Wahyu dalam Penafsiran Al-Qur’an Menurut Muhammad Al-Ghazali

Muhammad SyauqiSamsul Bahri

Journal:   Quranicum. Year: 2024 Vol: 1 (2)Pages: 116-129
JOURNAL ARTICLE

Pengarusutamaan Gender dalam Penafsiran Al-Qur’an Menurut Amina Wadud Muhsin

Samsul BahriNushadiqah Fiqria

Journal:   Jurnal Ilmiah Al-Mu ashirah Year: 2022 Vol: 19 (2)Pages: 137-137
JOURNAL ARTICLE

Penafsiran Kata Syaythan Menurut Dawam Rahardjo dalam Ensiklopedi Al-Qur’an

Sartika Suryadinata

Journal:   Istinarah Riset Keagamaan Sosial dan Budaya Year: 2020 Vol: 2 (1)Pages: 30-30
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.