Muhdi MuhdiAbdullah AbdullahUsman Usman
Asma berasal dari kata “Asthma” yang diambil dari bahasa Yunani yang berarti “susah bernapas.” Penyakit asma dikenal karena adanya gejala sesak napas, batuk dan bunyi saat bernapas (mengi) yang disebabkan oleh penyempitan saluran napas. Asma juga disebut penyakit paru-paru kronis yang menyebabkan pengidap sulit untuk bernapas. Pada penelitian ini digunakan metode naïve bayes untuk mendiagnosa penyakit asma Alasan menggunakan metode naïve bayes adalah memberikan kemudahan dalam menghitung dan menentukan kemungkinan-kemungkinan gejala penyakit asma serta meringankan biaya pasien untuk membeli obat. Metode naïve bayes adalah algoritma yang dapat menerima inputan dalam bentuk apapun dan kecepatan dalam memproses untuk masuk kesuatu data, jadi pada setiap datayang akan didiagnosa dihitung nilai probabilitas untuk masuk ke setiap class yang ada, dimana hasil akhirnya tergantung pada nilai probabilitas yang paling tinggi. Adapun manfaat dari penelitian ini untuk menghasilkan diagnosa tingkat parah penyakit asma dan solusi secara cepat dan akurat
Riyan Dwi Yulian PrakosoDhani Ratnasari
Tasya AngelyaAbdul RahmanIis Pradesan
Trya Ayu PratiwiMuhammad IrsyadRahmad Kurniawan
Regiolina HayamiSoni SoniI Kadek Wahyu Adi Gunawan