JOURNAL ARTICLE

PELAYANAN LANJUT USIA TERLANTAR DALAM PANTI

Sri SulastriSahadi Humaedi

Year: 2017 Journal:   Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol: 4 (1)Pages: 155-155

Abstract

Jumlah penduduk lanjut usia (60 tahun keatas) akan terus meningkat. Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia berhubungan positif dengan Ageing index dan sebaliknya berhubungan negatif dengan Potential Support Ratio. Jika pendapatan penduduk yang bekerja sebagai pendukung penduduk lansia tidak menunjukkan peningkatan berarti, maka jumlah penduduk lansia terlantar akan terus meningkat. Jumlah penduduk lansia wanita cenderung lebih banyak dan lebih rentan daripada pria karena tingkat partisipasi angkatan kerjanya rendah, lebih banyak yang berstatus lajang dan tinggal sendiri, dan berpendidikan rendah. Kebijakan perlindungan lansia saat ini lebih mengedepankan pelaksanaan kesejahteraan sosial dengan kelompok sasaran prioritas yaitu penduduk lansia terlantar. Kegiatan pelayanan lebih ditujukan untuk perlindungan dan rehabilitasi sosial, diantaranya melalui panti reguler. Dalam RPJMD 2015-2019 dikembangkan kebijakan Perawatan Jangka Panjang (Long-Term Care) yang dilaksanakan oleh 3 komponen utama yaitu pemerintah, masyarakat, dan rumah tangga. Pemerintah bertugas untuk menyediakan sistem asuransi LTC dan layanan berbasis institusi melalui panti; masyarakat menyediakan layanan berbasis komunitas, dan rumah tangga melaksanakan layanan berbasis rumah tangga. Tulisan ini ditujukan untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi penduduk lanjut usia dan pelayanan lanjut usia terlantar dalam panti. Dari hasil penelusuran beberapa literatur terkait diperoleh informasi bahwa Kelompok sasaran pelayanan sosial dalam panti, termasuk yang dikelola oleh pemerintah masih memilih lansia yang mampu mandiri dan memiliki keluarga, padahal mereka dapat dilayani melalui model layanan home care dan community care. Pelayanan dalam panti seyogyanya memilih lansia yang sudah tidak memiliki kemandirian yang tidak dapat ditangani oleh model pelayanan lain. Untuk itu, diperlukan pengembangan mekanisme penjangkauan lansia tersebut, proses pelayanan yang relevan, penyediaan sumberdaya manusia dan sarana pelayanan yang memadai.

Keywords:
Humanities Gerontology Medicine Art

Metrics

13
Cited By
5.93
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
4
Refs
0.83
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Public Health and Nutrition
Health Sciences →  Medicine →  Pediatrics, Perinatology and Child Health
Intergenerational Family Dynamics and Caregiving
Social Sciences →  Social Sciences →  Sociology and Political Science
COVID-19 Prevention and Impact
Social Sciences →  Social Sciences →  Sociology and Political Science

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Kebutuhan Pelayanan Sosial bagi Lanjut Usia Terlantar

Chatarina Rusmiyati

Journal:   Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Year: 2020 Vol: 19 (2)
JOURNAL ARTICLE

Strategi Komunikasi Dalam Bimbingan Keagamaan Islam Lansia di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Terlantar

Fadillah AzhariSiti Bahiroh

Journal:   Attadrib Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Year: 2025 Vol: 7 (2)Pages: 292-301
JOURNAL ARTICLE

Perlindungan Hukum bagi Lanjut Usia Terlantar

Gita Ayu Lestari

Journal:   Jurnal El-Thawalib Year: 2021 Vol: 2 (6)Pages: 744-756
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.