JOURNAL ARTICLE

STRATEGI ADAPTASI NELAYAN DESA TANJUNG BERAKIT DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM

Sudiyono Sudiyono

Year: 2016 Journal:   Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol: 18 (2)Pages: 107-125   Publisher: Indonesian Institute of Sciences

Abstract

Climate change as a consequence of global warming has been discussed nationally, regionally and internationally. Most of the people, inclusing academicians, NGO activists, government as the policy makers, put great concerns on the impact of climate change. Indonesia as an archipelagic state consisting of 17000 islands with 81.000 km coastline has a high level of vurnerability. The fishermen is one the most vulnerable ones. This paper aims to draw the ways of Tanjung Berakit fishermen in Bintan-Riau islands in facing climate change in the recent days. The data were gathered qualitatively through interviews, observations and limited discussion with the fishermen as well as the related stakeholders. Result shows that they are very vulnerable to various environmental changes. They are also vulnerable because of low level health, education and skill, as well as lack of information, financial and means of production accesses; therefore, they have low capacity for adapting. In fact, they create their own adaptation strategies, including optimizing nonfisheries products, developing any grants and programs provided by the government or other stakeholders, as well as using their traditional networks to fulfill their basic needs. Keywords: fishermen, adaptation, climate change Perubahan iklim (climate change) sebagai dampak dari pemanasan global (global warming), telah menjadi bahan pembicaraan di berbagai forum, baik di tingkat nasional, regional, maupun di tingkat internasional. Dampak luas perubahan iklim terhadap kelangsungan hidup makluk di bumi, telah menarik perhatian orang dari berbagai kalangan masyarakat, para akademisi, pegiat lingkungan yang tergabung dalam lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan pejabat pemerintah terkait yang terlibat dalam perumusan kebijakan. Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri dari 17000 pulau dan panjang pantai 81.000 km, memiliki tingkat kerentanan yang tinggi. Komunitas nelayan adalah salah satu kelompok masyarakat yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim. Pertanyaannya, bagaimana strategi nelayan Tanjung Berakit Bintan Kepulauan Riau menghadapi perubahan iklim yang terjadi pada tahun-tahun terakhir ini? Penelitian terhadap masalah itu dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, pengamatan dan diskusi terbatas kepada para nelayan dan para pihak lain yang terlibat dalam kehidupan para nelayan di Tanjung Berikat itu. Penelitian telah menemukan bahwa kehidupan mereka sangat rentan terhadap berbagai bentuk fenomena perubahan lingkungan. Mereka juga memiliki tingkat kerentanan yang tinggi akibat berbagai keterbatasan yang membelit dirinya, seperti rendahnya tingkat kesehatan, rendahnya tingkat pendidikan dan keterampilan, terbatasnya akses informasi yang dapat menolong dirinya, terbatasnya modal finansial, terbatasnya kepemilikan dan penguasaan aset produksi, kesemuanya telah berkontribusi terhadap rendahnya kemampuan adaptasi nelayan. Berbagai strategi menghadapi kerentanan itu dilakukan dengan cara, yaitu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya laut selain ikan, mengembangkan secara maksimal bantuan dan program yang diberikan pihak pemerintah dan pihak lain, dan memanfaatkan jaringan tradisional dalam menjaga pemenuhan kebutuhan mereka mereka, walaupun masih sebatas pemenuhan kebutuhan pokok. Kata kunci: nelayan, adaptasi, perubahan iklim

Keywords:
Government (linguistics) Political science Climate change Climate change adaptation Global warming Economic growth Business Geography Economics

Metrics

8
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
5
Refs
0.12
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Marine and Coastal Ecosystems
Physical Sciences →  Environmental Science →  Ecology
Coastal Management and Development
Physical Sciences →  Environmental Science →  Management, Monitoring, Policy and Law
Food Security and Socioeconomic Dynamics
Life Sciences →  Agricultural and Biological Sciences →  General Agricultural and Biological Sciences

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Strategi Adaptasi Nelayan Tradisional dalam Menghadapi Perubahan Iklim

Rinaldi Eka PutraFedro Syafiola

Journal:   Jurnal Ilmiah Muqoddimah Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Hummaniora Year: 2024 Vol: 8 (2)Pages: 912-912
JOURNAL ARTICLE

STRATEGI ADAPTASI NELAYAN MENGHADAPI DAMPAK PERUBAHAN IKLIM

Intan Shafa MaurizkaSoeryo Adiwibowo

Journal:   Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Year: 2021 Vol: 5 (4)Pages: 496-508
JOURNAL ARTICLE

Strategi Adaptasi Nelayan Teluk Moramo Menghadapi Perubahan Iklim

Juli SartikaEliyanti Agus Mokodompit

Journal:   Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Year: 2024 Vol: 1 (3)Pages: 346-352
JOURNAL ARTICLE

STRATEGI ADAPTASI NELAYAN DI DESA ALUE NAGA DALAM MENGHADAPAI DAMPAK PERUBAHAN IKLIM

Elly SusantiMujiburrahmad MujiburrahmadAurum Sahlida

Journal:   SEPA Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Year: 2022 Vol: 18 (2)Pages: 125-125
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.