JOURNAL ARTICLE

RADIKALISME ISLAM DI PERGURUAN TINGGI PERSPEKTIF POLITIK ISLAM

Abstract

Abstrak Artikel ini mengkaji tentang radikalisme Islam di Perguruan Tinggi melalui perspektif politik Islam. Kajian ini menggunakan pendekatan komparasi, yaitu membandingkan radikalisme Islam yang terjadi pada era modern dengan radikalisme pada era klasik. Maraknya gerakan radikalisme Islam di kalangan kaum muda Islam sejak beberapa tahun terakhir ini menarik perhatian besar dari khalayak luas. Perguruan tinggi merupakan wadah bagi mahasiswa yang memiliki banyak keanekaragaman potensi yang dimiliki setiap perorangannya. Radikalisme menginfiltrasi kalangan akademisi di berbagai perguruan tinggi. Dari masa ke masa di lingkungan kampus hampir selalu ada kelompok radikal, baik ekstrem kanan maupun ekstrem kiri. Perilaku radikalisme dalam Islam, umumnya terjadi berkaitan dengan persoalan politik saat dan pasca kekuasaan Ali bin Abi Thalib. Sebutlah sebuah aliran dalam Islam, yaitu Khawarij adalah contoh aliran kalam yang paling terkenal dengan fahamnya yang radikal, dan tidak kenal kompromi. Hal ini dibuktikan dengan tindakan kekerasan dalam mencapai tujuannya, yaitu diantaranya melakukan pembunuhan terhadap sahabat nabi pasca Perjanjian atau Tahkim (arbitrase) yang dianggap telah menyeleweng dari ajaran Tuhan. Dapat diketahui bahwa cikal bakal lahirnya aliran atau kelompok maupun organisasi Islam radikal kontemporer, adalah bersumber dari sejarah Islam itu sendiri, yang mulanya dipelopori oleh kelompok Khawarij. Oleh karena itu, satu hal yang penting dilakukan oleh para ulama, guru agama di sekolah, kiai di pondok pesantren, dan para dosen agama di perguruan tinggi, sangat penting untuk menjelaskan tentang pengertian konsep jihad dalam Islam yang sebenarnya. Selain itu, umat Islam juga harus merevitalisasi dan meletakkan divinitas dan universalitas keimanan dan syariahnya dalam konteks sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Dengan demikian, tidak benar bahwa Islam adalah agama kekerasan dan agama radikal. Pandangan dan tindakan radikal atas nama Tuhan dalam Islam sangat bertolak belakang dengan konsep rahmatan li al-‘alamin. Kata Kunci: Radikalisme Islam, Perguruan Tinggi, Mutakallimin

Keywords:
Humanities Islam Philosophy Political science Theology

Metrics

11
Cited By
2.58
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.94
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Islamic Studies and Radicalism
Social Sciences →  Social Sciences →  Sociology and Political Science
Pancasila Values in Education
Social Sciences →  Social Sciences →  Education
Education and Character Development
Social Sciences →  Social Sciences →  Education

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Urgensi Perguruan Tinggi Dalam Perspektif Islam

Condro Sujalmo

Journal:   Jurnal Statement Media Informasi Sosial dan Pendidikan Year: 2020 Vol: 10 (1)Pages: 39-54
JOURNAL ARTICLE

Analisis Politik dan Kebijakan Perguruan Tinggi Islam

Maryati MaryatiArif Fakih FirdausAgus Novi WahyudinAnis FauziNeneng Aminah

Journal:   JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Year: 2025 Vol: 6 (4)Pages: 2628-2645
JOURNAL ARTICLE

Pembaharuan Pendidikan Islam Perspektif Fazlur Rahman Dalam Perguruan Tinggi Agama Islam

Syahri Syahri

Journal:   Berkala Ilmiah Pendidikan Year: 2022 Vol: 2 (1)Pages: 1-11
JOURNAL ARTICLE

Transformasi Perguruan Tinggi Islam Tradisional Menuju Perguruan Tinggi Islam Kewirausahaan

Era SonitaHelmi HelmiHenmaidi HenmaidiNofialdi Nofialdi

Journal:   JUSIE (Jurnal Sosial dan Ilmu Ekonomi) Year: 2022 Vol: 7 (02)Pages: 115-126
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.