<p>Penyebab angka kematian ibu (AKI) yang utama adalah perdarahan, dimana perdarahan yang sering terjadi pada ibu hamil salah satunya adalah plasenta previa. Plasenta previa adalah plasenta yang letaknya abnormal, yaitu pada segmen bawah uterus sehingga menutupi sebagian atau seluruh pembukaan jalan lahir. Penelitian ini dilakukan karena masih tingginya angka plasenta previa di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, yaitu 135 kasus tahun 2013. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritas dan riwayat SC dengan kejadian plasenta previa pada ibu bersalin di ruang Camar I RSUD Arifin Achmad Pekanbaru<strong>. </strong>Desain penelitian adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan <em>cross sectional</em>. Sampel adalah ibu bersalin yang mengalami plasenta previa tahun 2013 yang berjumlah 135 kasus. Teknik pengambilan sampel ini <em>total sampling</em>. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji <em>chi square</em>. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan paritas 1 dan >3 terhadap kejadian placenta previa (<em>p value </em>= 0,034) dan tidak terdapat hubungan ada riwayat SC dengan kejadian placenta previa (<em>p value = </em>0,052). Dari hasil penelitian dapat disarankan untuk menurunkan insiden plasenta previa diharapkan kepada petugas kesehatan untuk memberikan informasi tentang pentingnya merencanakan kehamilan yang aman dan ibu hamil untuk selalu memeriksakan kehamilan untuk melihat perkembangan kehamilannya.<strong></strong></p>
Desti Puswati PuswatiVina Oktavia