Dewi RosalindaMahmud MahmudBadaruddin Mu’min
ABSTRAK Saringan pasir lambat adalah saringan yang menggunakan pasir sebagai media filter. Pemanfaatan pasir yang ada di daerah lokal sebagai media saringan pasir lambat perlu dilakukan sebagai alternatif pengganti pasir kuarsa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik pasir yang ada di daerah Cempaka, Liang Anggang, dan Martapura dan meneliti kinerja pasir sebagai media saringan pasir lambat dalam mengolah air sungai yang mengandung Fe. Karakteristik fisika pasir dilakukan dengan analisis saringan dan uji SEM (Scanning Electrone Microscope). Karakteristik kimia pasir dilakukan dengan Uji EDX (Energy Dispersion X-ray spectroscopy), sedangkan analisis besi dilakukan dengan metode SNI 06-6989-4-2004. Hasil penelitian menunjukkan pasir Cempaka memiliki nilai koefisien keseragaman sebesar 1,61, diameter efektif sekitar 0,17 mm - 0,18 mm, ketahanan media yang bagus, dan memiliki morfologi seragam. Koefisien keseragaman pasir Liang Anggang sebesar 2,30, diameter efektif sekitar 0,07 mm - 0,15 mm, ketahanan media yang kurang bagus, dan memiliki morfologi yang terlihat menggumpal dengan permukaan yang kasar serta bentuk butir yang tidak merata. Pasir Martapura memiliki nilai koefisien keseragaman sebesar 1,54, diameter efektif 0,19 mm – 0,24 mm, ketahanan media yang bagus, dan memiliki morfologi yang terstruktur dengan sebaran cukup merata. Komposisi utama yang terkandung dalam semua jenis pasir didominasi oleh silika. Uji kinerja pasir Liang anggang, Cempaka, dan Martapura sebagai media saringan pasir lambat untuk penyisihan besi memiliki rata-rata efisiensi sebesar 98,96%, 98,91% dan 98,74% dengan variasi kecepatan 0,3 m/jam. Kata kunci: saringan pasir lambat, pasir Cempaka, pasir Liang Anggang, pasir Martapura, penyisihan besi
Sudiyo UtomoTri M. W. SirAlbert Sonbay
Leksi BatongSetiawan TolandaDominggus PangliSindi SepoYulius Bakkara
Hartati KapitaIrfan Hi. Abd. RahmanSukarmin IdrusNatalianingsi Loby