JOURNAL ARTICLE

Hubungan Anemia dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah pada Kehamilan Aterm di RSUD Achmad Darwis Suliki

Maryam SyifaurrahmahYusrawati YusrawatiZulkarnain Edward

Year: 2016 Journal:   Jurnal Kesehatan Andalas Vol: 5 (2)   Publisher: Andalas University

Abstract

AbstrakAnemia pada ibu hamil adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah <11,0 g%. Masalah yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia adalah tingginya prevalensi anemia pada ibu hamil yang merupakan masalah kesehatan utama yang berhubungan dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR). Bayi berat lahir rendah memiliki efek jangka pendek maupun panjang terhadap bayi tersebut dengan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Penelitian ini menggunakan desain retrospektif observasional dengan mengumpulkan data rekam medis ibu hamil aterm yang melahirkan di RSUD Achmad Darwis Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota periode Januari – Desember 2013. Dari 73 sampel ibu hamil aterm anemia dan tidak anemia didapatkan nilai rerata berat bayi pada ibu hamil aterm anemia adalah 2722 gram dan rerata berat badan bayi pada ibu hamil aterm tanpa anemia adalah 2967 gram. Hasil analisis bivariat dengan uji Chi Square didapatkan nilai p:0,047 (p<0,05) dengan rasio prevalensi sebesar 1,7. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara anemia pada ibu hamil aterm dengan berat bayi lahir rendah di RSUD Suliki Kabupaten Lima Puluh KotaKata kunci: Anemia, hamil aterm, BBLR. AbstractAnaemia in pregnancy is a condition where hemoglobin concentration in blood <11.0 gr%. Indonesia government has an issue about the high prevalence of anaemia in pregnancy which is the main issue correlates to the low birth baby weight. Low birth baby weight has a short and long term effects with high risk of morbidity and mortality. This analytic research with observational retrospective design obtaining datas from medical records of aterm pregnant mother who gave a birth in RSUD Achmad Darwis Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota in a period from January – Desember 2013. From 73 samples of aterm pregnant mother who had anaemia and non anaemia, known mean of baby weight in normal aterm pregnant mothers who had anaemia is 2722 gram and mean of baby weight from aterm pregnant mothers without anaemia is 2967 gram. The result of bivariate analysis by Chi-Square test with p-value : 0.047 (<0.05) and prevalence ratio is 1.7. It can concluded that there is a significant correlation between anaemia in aterm pregnancy and low birth baby weight in RSUD Achmad Darwis Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota.Keyword: Anaemia, Aterm Pregnancy, Low Birth Baby Weight

Keywords:
Medicine Anemia Low birth weight Gynecology Pediatrics Obstetrics Pregnancy Internal medicine

Metrics

10
Cited By
0.77
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
11
Refs
0.85
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Public Health and Nutrition
Health Sciences →  Medicine →  Pediatrics, Perinatology and Child Health
Methodologies in Health Research and Practice
Health Sciences →  Health Professions →  Health Information Management
Gestational Diabetes Research and Management
Health Sciences →  Medicine →  Obstetrics and Gynecology

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

HUBUNGAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN IBU DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH

Niar NiarHasriani Hasriani

Journal:   Bina Generasi Jurnal Kesehatan Year: 2024 Vol: 15 (2)Pages: 121-129
JOURNAL ARTICLE

Hubungan Kehamilan Remaja Dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Wonosari Gunungkidul

SuyaniIqoh Ulil Istianatun Nadhifah

Journal:   Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Year: 2025 Vol: 8 (1)Pages: 599-609
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.